Rabu, 17 Agustus 2016

HAL-HAL PALING PENTING KETIKA BERKENDARAAN


Keselamatan di jalan adalah topik yang sangat penting bagi pengendara segala usia. Sementara banyak orang berpikir bahwa pengendara usia muda adalah yang paling berbahaya (dan studi menunjukkan bahwa mereka adalah yang paling mungkin untuk mengalami kecelakaan). Berikut adalah beberapa hal yang paling penting untuk Anda perhatikan ketika berkendara:

SMS-an ketika Mengemudi : SMS-an saat mengemudi sangat berbahaya – Anda bisa hilang fokus terhadap jalan sepenuhnya. Ini dikaitkan dengan puluhan ribu kecelakaan dan kematian, dan sejumlah studi telah menunjukkan bahwa SMS saat Anda berada di belakang kemudi sebenarnya lebih berbahaya daripada “minum” sambil mengemudi. 

Berbicara di Telepon : Kebanyakan orang berpikir bahwa SMS-an sambil mengemudi adalah berbahaya, tapi menelpon tidak masalah, itu tidak benar. Jika Anda menelpon sambil mengemudi, Anda sama dengan membagi konsentrasi Anda menjadi dua dan cara mengemudi seperti itu sangat berbahaya. Letakan ponsel Anda, dan konsentrasilah dalam berkendara. Ingat, meskipun anda menelpon dengan menggunakan sistem “Hands-free”, Itu tetap berbahaya. 

Makan Sambil Mengemudi : Apakah Anda adalah salah satu orang yang sering memakan makanan cepat saji ketika berkendara? Jika demikian, saatnya untuk meletakkan makanan anda dan letakkan kedua tangan di setir. Makan adalah hal yang bisa sangat mengganggu Anda - menumpahkan bumbu, roti yang terjatuh dan minuman tumpah, semua itu bisa menjadi bencana. Jika Anda memang butuh untuk makan di dalam kendaraan Anda, baiknya makanlah dengan keadaan mobil berhenti. 

Perlahan dan Tetap Waspada : Sangat sering pengendara menjadi tidak peka terhadap bahaya ketika berada di jalan. Anda harus ingat, bahwa kendaraan anda adalah sebuah mesin yang bisa jadi sangat berbahaya, belum lagi ada banyak pengendara lain di sekitar Anda. Tetaplah waspada ketika berkendara meskipun keadaan jalan dalam kondisi yang sepi, dan turunkan kecepatan kendaraan Anda ketika Anda berada di jalan dengan pengendara lain di sekitar Anda. 

Menumbuhkan Rasa Perhatian : Hal yang paling penting adalah untuk menumbuhkan perasaan berhati-hati ketika berada di jalan. Potensi bahaya, kecelakaan dan bahkan kematian cukup tinggi bahkan meskipun Anda tidak ber-SMS, tidak Menelpon, maupun tidak makan. Mengemudilah dengan selamat, hindari hal-hal yang dapat membahayakan diri Anda dan orang lain. Selalu waspada, dan jangan lupa membawa surat-surat penting ketika berkendara

Selasa, 03 Mei 2016

Macam-Macam Ijin Kerja K3

jin kerja diperlukan untuk mengendalikan dari potensi bahaya yang berhubungan dengan pekerjaan. Ada beberapa ijin kerja dari suatu pekerjaan yang membutuhkan Ijin Kerja (Permit to Work) dari Petugas K3, yang bertujuan tidak hanya pada pengendalian resiko tetapi memiliki potensi bahaya rendah.
Beberapa contoh dari pekerjaan yang harus dibuat Ijin Kerja dan harus mendapat persetujuan dari Petugas K3 adalah sebagai berikut:
  1. Ijin Kerja Panas (Hot Work Permit), yaitu ijin kerja untuk pekerjaan yang menghasilkan api atau menggunakan api, dimana lokasi pekerjaan tersebut berdekatan dengan bahan yang mudah terbakar. Contohnya Pekerjaan Welding, grinding & cutting berdekatan dengan bahan mudah terbakar.
  2. Ijin Kerja Dingin (Cold Work Permit), yaitu ijin kerja untuk pekerjaan dengan pressure bertekanan tinggi, seperti Hidro test maupun Phenuematic test.
  3. Ijin Kerja Masuk Ruang Terbatas (Confined Space Entry Permit), yaitu ijin kerja untuk bekerja didalam ruang terbatas. Yang dimaksud terbatas adalah terbatas dari kemungkinan keterbatasan oksigen didalam ruang kerja, ruangan bekas dari bahan kimia & gas lainnya, akses masuk / keluar masuk tempat kerja yang terbatas, pencahayaan yang kurang, dan lain-lain.
  4. Radiography Permit, yaitu ijin kerja untuk pekerjaan yang berhubungan radiasi sinar X / gamma.
  5. Ijin Kerja Listrik (Electric Work Permit), yaitu ijin kerja untuk pekerjaan menghidupkan atau perbaikan peralatan listrik baru atau peralatan lama & battery charging.
  6. Ijin Pengangkatan (Lifting Permit), yaitu ijin kerja untuk pengangkatan yang kritikal, beban yang diangkat diatas 10Ton atau pengangkatan dengan menggunakan 2 crane atau lebih dan pengangkatan material yang mahal harganya dan material lebar ukurannya yang kategorikan berbahaya.
  7. Ijin bekerja diatas ketinggian, yaitu ijin kerja yang diberikan kepada pekerja yang akan bekerja diatas ketinggian yang dilakukan dimana akses ketempat kerja harus menggunakan personal basket (tanpa tangga/ladder).
Ijin Kerja K3 (work permit) dikeluarkan oleh Pengawas/Supervisor/Pelaksana kepada sub kontraktor/mandor atau pekerja yang akan memasuki/melaksanakan pekerjaan yang dianggap berbahaya. Bekerja di ketinggian, bekerja di ruang terbatas (sumur, plafond, gua, dsb), atau bekerja di lokasi yang berbahaya adalah sederetan jenis pekerjaan yang memerlukan ijin kerja K3 untuk memulai pekerjaan tersebut.
Pelaksana/pengawas/supervisor akan memberikan ijin kerja K3 setelah melakukan pemeriksaan terhadap hal-hal sebagai berikut :
  1. Kesehatan Kondisi pekerja.
  2. Kelengkapan sarana dan prasarana kerja (termasuk kelengkapan APD sesuai yang disyaratkan pada kondisi pekerjaan yang akan dikerjakan)
  3. Tidak ada kondisi berbahaya di lokasi pekerjaan (kondisi berbahaya yang ada di lokasi pekerjaan sudah dikontrol sehingga tingkat risikonya ada pada tingkat “dapat ditolererir”)
  4. Hal-hal lain yang berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan kerja pada lokasi kerja tersebut.
Bila hasil pemeriksaan menunjukkan tidak adanya hal-hal yang dapat membahayakan pekerja dalam melaksanakan pekerjaan tersebut, maka barulah ijin kerja K3 ditanda tangani dan pekerjaan dapat dimulai dengan pengawasan dari petugas khusus (biasanya petugas K3 atau pengawas pekerjaan di lokasi tersebut).
Ijin kerja K3 sangat spesifik dan hanya berlaku bila kondisi pekerjaan tidak berubah dan maksimal (biasanya) hanya berlaku selama satu hari. Bila kondisi lingkungan pekerjaan berubah (ada hujan, ganti shift, dll), maka ijin kerja harus diperiksa kembali terhadap kondisi saat ini. Ijin kerja K3 yang lama bisa diganti dengan yang baru atau bila perubahan lingkungan dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap keselamatan kerja, maka ijin kerja dapat dipergunakan lagi.
Telah banyak bukti bahwa tidak adanya ijin kerja K3 telah menyebabkan terjadinya banyak kecelakaan kerja, sehingga sudah saatnya kita peduli dengan ijin kerja K3 saat melakukan pekerjaan berbahaya. SDM adalah aset paling berharga dalam suatu perusahaan, dan sudah layak bila aset yang berharga ini dilindungi dengan cara yang baik secara memadai.
http://www.mediaproyek.com

Kamis, 11 Februari 2016

Cara Menerapkan Konsep 5R Lingkungan

Dalam istilah lingkungan konsep 5 R sudah sering Anda dengar atau mungkin kali ini baru Anda dengar. Konsep 5 R sendiri berasal dari 5 kata dalam bahasa Inggris yaitu Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), Recycle(Mendaur Ulang), Replace (Menggunakan kembali) dan Replant (Menanam Kembali).

Istilah – istilah ini sering disebutkan dalam upaya melestarikan lingkungan hidup. Untuk dapat diterapkan, berikut ini dijelaskan tentang konsep 5 R.

1. Recycle
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.

2. Reuse
Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.

3. Reduce
Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.

4. Replace
Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.

5. Replant
Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.

Welcome - Ahlan Wa Sahlan - Selamat Datang

Selamat Datang Kepada Rekan-Rekan Di Blog Ini, Semoga Isi Tulisan Dari Blog Ini Bisa Bermanfaat Untuk Kita Semua

Total Tayangan Halaman

Popular Posts

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog Ini Adalah Kreativitas Pelaksana Kerja PLIB Dari HSE, Untuk HSE Dan Oleh HSE

About

Blogger news

Blogger templates